BeritaEsport – G2 Esports, salah satu organisasi esports terbesar di dunia. Kini resmi merambah dunia olahraga tradisional dengan membentuk tim sepakbola mereka sendiri. G2 FC. Langkah ini menandai pencapaian besar lainnya bagi organisasi yang sudah menorehkan sukses di berbagai scene kompetitif seperti League of Legends, Counter-Strike 2, Valorant, dan Rainbow Six Siege.
G2 FC Berkompetisi di Kings League Jerman
G2 FC akan berpartisipasi dalam Kings League Jerman, sebuah liga sepakbola 7-lawan-7 yang baru saja diperkenalkan. Liga ini juga akan menjadi gerbang menuju Kings World Cup, yang akan digelar pada Juni 2025 di Prancis. Kompetisi ini merupakan bagian dari jaringan Kings League, sebuah format sepakbola inovatif yang telah sukses di Spanyol, Brasil, Amerika, Italia, dan Prancis.
Dibentuk pada 2022 oleh legenda sepakbola Gerard Piqué, Kings League menghadirkan format unik yang memadukan unsur hiburan dan kompetisi tingkat tinggi. Adapun Kings League Jerman, yang diumumkan pada 25 Maret 2025. Akan dipimpin oleh mantan bintang sepakbola Bastian Schweinsteiger sebagai Presiden liga.
Tim dan Manajemen G2 FC
G2 FC telah menunjuk dua sosok penting dari dunia sepakbola Jerman untuk memimpin tim mereka:
- Malik Hadziavdic sebagai pelatih kepala. Ia adalah mantan pemain Timnas Jerman dan pernah membela FC Liria Berlin.
- Ron Stublla sebagai manajer tim, yang memiliki pengalaman bermain di Youth Bundesliga.
Nama-nama pemain G2 FC masih akan diumumkan setelah proses tryout yang akan berlangsung di Adidas Sports Base Berlin.
Format Kompetisi dan Jadwal Kings League Jerman
Kings League Jerman akan memulai kualifikasi pada 12 April 2025, di mana delapan tim akan bersaing memperebutkan dua tiket menuju Kings World Cup. Selain G2 FC, enam tim lainnya telah diumumkan, sementara dua tim tambahan akan menjadi kejutan di kompetisi ini.
Pendekatan Hiburan ala G2 dalam Sepakbola
Sebagai organisasi yang dikenal dengan strategi hiburan dan storytelling yang kuat, G2 Esports tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga membangun hubungan erat dengan penggemar. Kings League akan ditayangkan secara livestream, dan G2 telah menggandeng influencer Jerman Reeze dan Rumanthra untuk melakukan co-streaming semua pertandingan G2 FC melalui Twitch.
CEO G2, Alban Dechelotte, menegaskan bahwa langkah ini adalah evolusi dari visi besar G2:
“Saat kami membentuk G2 10 tahun lalu, mimpi kami adalah menciptakan ‘Real Madrid-nya esports’. Kami ingin tidak hanya menjadi yang terbaik dalam kompetisi, tetapi juga menghibur dan membangun komunitas yang kuat. Kini, setelah mewujudkan mimpi itu, saatnya bagi kami untuk naik level berikutnya dan menjadi ‘G2-nya sports’. Kami akan menunjukkan kepada dunia olahraga tradisional bagaimana cara kami bekerja, cara G2!”
Dengan pendekatan inovatif dan ambisi besar. Kehadiran G2 FC di Kings League Jerman berpotensi menjadi langkah revolusioner dalam dunia sepakbola modern. Apakah ini akan menjadi awal dari ekspansi lebih luas ke olahraga lainnya? Kita tunggu saja kejutan dari G2 Esports!