BeritaEsport – Selain tampil luar biasa bersama Los Angeles Lakers, Luka Doncic ternyata memiliki sisi lain yang menarik di luar lapangan basket. Sang bintang NBA ini diketahui menghabiskan waktu luangnya dengan bermain Overwatch 2. Bahkan berhasil mencapai peringkat Top 500 Global, menjadikannya salah satu pemain terbaik di game tersebut.
Hal ini terungkap setelah beberapa penggemar dan analis di Reddit melakukan riset terhadap aktivitas Doncic. Menghubungkan performanya di pertandingan NBA dengan beberapa event penting di Overwatch 2. Menariknya, meskipun ia aktif bermain game, performanya di lapangan justru mengalami peningkatan yang signifikan.
Dampak Overwatch 2 Terhadap Performa Luka Doncic di NBA
Dalam beberapa pertandingan terakhir, statistik Doncic menunjukkan perkembangan yang mengejutkan:
✅ Offensive Rebound meningkat hingga 60%.
Assist naik sebesar 8%.
❌ Block Rate menurun hingga 35%.
Defensive Rebound mengalami sedikit penurunan.
Meskipun ada beberapa aspek yang mengalami penurunan, secara keseluruhan. Overwatch 2 tampaknya tidak berdampak negatif pada performa Doncic. Sebaliknya, ia justru semakin tajam dalam menciptakan peluang bagi timnya.
Seorang pengguna Reddit dengan nama SuperUnabsorbant memberikan analisis menarik mengenai keterkaitan antara keterampilan di Overwatch 2 dengan permainan Doncic di NBA.
“Banyak keterampilan yang diperlukan untuk menjadi Tank yang baik di Overwatch 2 sangat mirip dengan keterampilan yang dibutuhkan sebagai playmaker ofensif di basket. Kesadaran posisi, menciptakan ruang bagi rekan setim, serta timing yang tepat dalam mengambil keputusan adalah faktor kunci yang dibutuhkan di kedua dunia.”
Menurutnya, kemampuan Doncic dalam mengontrol permainan sebagai Tank di Overwatch 2 memberikan dampak positif terhadap cara ia membaca situasi dan mengeksekusi strategi di lapangan.
Namun, ada juga sisi negatifnya. Berkurangnya efektivitas dalam bertahan. Khususnya dalam memblokir tembakan, kemungkinan besar dipengaruhi oleh kurangnya waktu istirahat akibat bermain game hingga larut malam.
“Menjadi bek yang hebat membutuhkan konsentrasi tinggi, fisik yang prima, dan stamina yang baik. Kurang tidur akibat bermain Overwatch 2 terlalu lama bisa mengurangi aspek-aspek tersebut. Selain itu, kemampuan memblokir tembakan memerlukan kesabaran serta disiplin tinggi, dan ini bisa terganggu jika seseorang mengalami kelelahan akibat bermain sepanjang malam.”
Kesimpulan: Game Bukan Penghalang, Tapi Harus Seimbang
Fenomena Luka Doncic yang tetap bisa tampil luar biasa di NBA meski aktif bermain Overwatch 2 membuktikan bahwa bermain game tidak selalu berdampak negatif terhadap performa atlet profesional. Selama tetap menjaga keseimbangan antara latihan, istirahat, dan hiburan, justru bisa membantu dalam aspek lain, seperti ketajaman strategi dan pengambilan keputusan.
Kini, penggemar semakin penasaran, apakah Doncic akan terus mempertahankan performa apiknya di NBA sambil mempertahankan posisinya di Top 500 Overwatch 2? Atau mungkin suatu hari nanti kita bisa melihatnya berkarier di dunia esports setelah pensiun dari basket? 🤔