BeritaEsport – Tahap Group Stage PMSL SEA Spring 2025 resmi berakhir pada Minggu (9/3/2025), menutup babak penyisihan yang penuh ketegangan dan kejutan. Turnamen PUBG Mobile terbesar di Asia Tenggara ini menawarkan total hadiah 200 ribu dolar AS dan menampilkan persaingan ketat antara tim-tim terbaik dari berbagai negara.
Meskipun dua tim Indonesia harus tersingkir, enam tim lainnya berhasil mengamankan tiket ke Grand Finals, dengan RRQ Ryu tampil sebagai salah satu tim paling dominan di fase grup.
Dominasi Tim Indonesia di Group Stage PMSL SEA Spring 2025
Sepanjang dua pekan Group Stage, tim-tim Indonesia terus menempati posisi teratas dalam klasemen sementara. Berikut enam tim Tanah Air yang berhasil melaju ke Grand Finals:
- RRQ Ryu – Dijuluki “Raja dari Segala Raja”, RRQ Ryu tampil luar biasa terutama di Super Weekend pekan kedua, meraih WWCD (Winner Winner Chicken Dinner) epik yang memaksa pertandingan berlanjut hingga game ke-8.
- VOIN Donkey – Dengan skuad yang sama seperti di PMGC 2024, VOIN Donkey menunjukkan konsistensi luar biasa dan berhasil menembus lima besar.
- BOOM Esports – Meski mengalami beberapa perubahan roster, BOOM Esports tetap tangguh dan berhasil mengamankan tempat di Grand Finals.
- Bigetron Esports – Salah satu tim legendaris Indonesia yang tetap kompetitif meski mengalami perombakan besar dalam skuadnya.
- Kagendra – Sebagai tim debutan, Kagendra sukses mencuri perhatian dengan performa luar biasa dan berhasil melaju ke babak akhir.
- Alter Ego Esports – Sempat berada di posisi terancam setelah absen di Super Weekend pekan pertama, Alter Ego akhirnya bangkit di pekan kedua berkat format Smash Rule dan berhasil lolos ke Grand Finals.
Smash Rule: Aturan Baru yang Membawa Ketegangan
Format Smash Rule menjadi salah satu aspek menarik di week 2 Group Stage dan Super Weekend. Aturan ini menetapkan bahwa tim yang mencapai match point (poin peringkat 1 + 10) harus meraih WWCD untuk menutup pertandingan.
Puncak ketegangan terjadi di Super Weekend pekan kedua. Ketika RRQ Ryu berhasil merebut WWCD secara dramatis, meskipun DXavier, Vampire Esports, dan OsjaTH lebih dulu mencapai match point.
Aturan ini menambah unsur strategis dalam permainan, memaksa tim untuk bermain lebih agresif dan tidak hanya bergantung pada akumulasi poin.
Talon dan Enam Sembilan Esports Harus Angkat Kaki
Sayangnya, dua tim Indonesia harus terhenti lebih awal dalam perjalanan mereka di PMSL SEA Spring 2025:
- Talon Esports – Berhasil lolos ke dua Super Weekend, tetapi poin yang dikumpulkan tidak cukup untuk mengamankan tiket Grand Finals.
- Enam Sembilan Esports – Tim debutan ini mengalami nasib lebih tragis, gagal masuk ke Super Weekend pekan kedua dan harus tersingkir lebih cepat.
Meskipun langkah mereka terhenti, perjuangan kedua tim ini tetap patut diapresiasi. Mereka telah memberikan perlawanan sengit dan membuktikan bahwa persaingan di PMSL SEA Spring tidak mudah ditaklukkan.
Grand Finals: Enam Tim Indonesia Siap Berburu Gelar Juara
Dengan enam tim Indonesia yang lolos ke Grand Finals. Peluang untuk membawa pulang trofi PMSL SEA Spring 2025 semakin terbuka lebar. Performa impresif di Group Stage menjadi modal penting bagi tim-tim ini untuk tampil maksimal di babak puncak.
Dukungan dari penggemar esports Indonesia tentu akan menjadi dorongan besar bagi para pemain untuk memberikan yang terbaik dan membanggakan nama bangsa di kancah internasional.
Jadwal Grand Finals PMSL SEA Spring 2025
Babak Grand Finals akan digelar pada 16-18 Maret 2025. Dimana enam tim Indonesia akan bersaing dengan tim-tim terbaik dari negara lain seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Jangan lewatkan aksi seru mereka dalam pertarungan memperebutkan gelar juara Asia Tenggara! Pastikan untuk memberikan dukungan penuh bagi tim-tim Indonesia agar bisa mengukir sejarah di PMSL SEA Spring 2025. Siapakah yang akan menjadi juara? Kita nantikan bersama! 🚀🔥